Rabu, 19 Mei 2010

Populer and the Princess - Chapter 13

Setelah 5 hari, akhirnya mama Clarissa bisa balik ke rumah. "Mah ! Hati - hati dong !" kata Clarissa sambil membantu mamanya berjalan. "Enggak apa - apa kok !" kata mamanya dengan lembut. Ketika keluar dari rumah sakit, mobil merah BMW datang. Itu ternyata Tommy ! "Hi yang !" kata Clarissa dengan senyum. "Kamu pacaran sama Tommy ya ?" kata mama Clarissa dengan menggoda. "Emm.. iya !" kata Clarissa malu. "Naik mobilku aja Tan, Clar !" kata Tommy yang segera keluar dan membuka pintu buat mama Clarissa masuk. "Makasih ya Tom ! Jadi ngerepotin !" kata mama Clarissa dengan lembut. "Enggak kok tante ! " kata Tommy sambil mulai pergi ke rumah Clarissa. "Tante saya pulang dulu ya ! Yang aku pulang ya !" kata Tommy pamit. "Hati - Hati Tom !" "Bye yang !"
"Hahh ! Harus kerjain pr nih !" kata Tommy setelah mandi. 15 menit lewat. "Nah selesai juga !" kata Tommy bangga dengan dirinya. Tommy memang paling pinter pelajaran math. Dia selalu dapat nilai di atas 90. *Guk guk* suara anjing mengonggong dari luar kamar Tommy. Ternyata Moi, anjing Golden, masih 6 bulan. "Moi ! Makin lucu aja !" kata Tommy gemes pada Moi. "Jalan - jalan sekitar sini yuk !" kata Tommy sambil ganti pakaian dan memakai jaket. Ketika berjalan.. "Yo my man !" kata laki - laki itu. "OooOOo.... Glen !" kata Tommy sambil hi - five ke Glen. "Ehh.. tadi gue ngobrol sama Clarissa ! Gue kira dia kayak nenek lampir ! Sukanya marah ! Tapi makin lama dia baik juga ! Pantesan lo bisa suka dia ! Malahan pacaran ! Haha" kata Glen tertawa. "Oh ! Gue jalan dulu ya !" kata Tommy dengan muka yang tidak enak di lihat.
Keesokanya di sekolah Tommy melihat Glen dengan seorang perempuan. Ternyata Clarissa. Tommy langsung berjalan ke Glen dan menghajarnya. "Tommy ! Stop ! Jangan salah paham dulu !" kata Clarissa sambil menghentikan Tommy yang tidak hentinya menghajar Glen. Akhirnya Tommy stop."Dengerin gue dulu !" kata Clarissa. Semua yang ada di kantin melihat Tommy. "Apa lagi hah ? Kemaren lo sama dia ! Sekarang sama dia ! Udah lah ! Hubungan kita selesai !" Kata Tommy dengan nada kecewa. "Tom ! Dengerin penjelasan Clarissa dulu !" kata Glen menaruh tangan kirinya ke bahu Tommy. Tommy melepaskan tangan Glen dari bahunya. "Apa lagi ? Lo udah rebut cewe gue ! Lo mau ambil apa lagi hah ?" kata Tommy semakin marah. Tommypun akhirnya pergi dari kantin.
Akhirnya bel pulang berbunyi. "Tom !" panggil Glen. Tommy hanya menoleh ke arah Glen, tapi tidak bilang apa - apa seakan- akan mau menghajar Glen. "Hi Tom !" sapa Irwan. "Napa ?" kata Tommy masih dalam nada marah. Tommy berjalan keluar. Irwan menoleh ke arah Glen yang terpaku di dekat pintu, lalu berjalan ke Tommy. "Lo kenapa Tom ?" tanya Irwan. "Gak kenapa - kenapa kok !" kata Tommy berbohong dengan muka yang marah. "Jangan boong ! Gue kan temen lo !" kata Irwan mengetahui kalau Tommy berbohong. "Kenapa sih ? Gue udah bilang gak ada apa - apa ! Lo gak percaya ?"kata Tommy mulai marah lagi. "Per..percaya--" "Ya udah !" kata Tommy meninggalkan Irwan. Irwan gak bisa berkata - kata apa - apa karena takut kalau Tommy marah. Tommy kalau marah memang nyeremin. Lebih parah dari Clarissa. Tapi jarang marah. "Jangan datengin dia lah ! Mungkin mau sendiri" kata Irwan.

Selesai ! Thx udah mau baca !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar