Kamis, 27 Mei 2010

Populer and the Princess - Chapter 17

Hari ini Tommy dan Clarissa makan siang bersama di Cafe Oh La La.
Clarissa batuk - batuk. "Clar, kamu gapapa kan ?" tanya Tommy cemas. "Uhukk.. Aku..Uhuk uhuk.. aku gapapa kok !" jawab Clarissa batuk - batuk. "Aku ke toilet dulu ya !" kata Clarissa yang berjalan cepat menuju toilet. Ketika di toilet, Clarissa batuk -batuk lagi. "Uhukk.." ketika tangannya di lihat, darah ada di tangannya. "Uhukk.. darah ?" kata Clarissa. Clarissa langsung mencuci tangannya. Ketika dia keluar, Tommy telah menunggu. "Kamu gapapa ?" tanya Tommy masih cemas. "Beneran kok ! Aku gapapa !" jawab Clarissa. "Kalo gitu aku anter pulang aja yah !" ajak Tommy. "Gak usah ! Aku bisa sendiri kok !" jawab Clarissa. "Beneran nih ? Kamu keliatan pucet banget loh !" kata Tommy. "Tenang aja ! Aku bisa sendiri !" jawab Clarissa meyakinkan Tommy.
"Clarissa kok pucet banget ya ? Apa Aku ikutin dia dari belakang aja ya ?" kata Tommy mencari akal untuk mengetahui apa yang terjadi dengan Clarissa. "Aku ikutin aja deh !" kata Tommy yang siap menaiki mobil dan mengikuti Clarissa. Tommypun melihat Clarissa sedang berjalan lemah banget. *Brukk..* Clarissa terjatuh dan pingsan. Tommy langsung keluar dari mobil. "Clarissa !" teriak Tommy yang langsung membawa Clarissa ke mobil dan mengantar ke rumahnya. Tommypun melaju dengan kencang. Ketika sampai Dia mengendong Clarissa. "Tante ! Mbok !" teriak Tommy yang semakin cemas dengan keadaan Clarissa. *Cekless* Pintu terbuka. "Haduh ! Den.. Non Clarissa kenapa ?" tanya mbok cemas. "Tadi abis makan. Dia minta pulang sendiri, gak mau dianter ! Terus aku ikutin, tiba - tiba di jalan dia pingsan !" jawab Tommy. "Ya udah ! Ayu ! Bawa non Clarissa ke kamar !" kata mbok.
Setelah 2 hari, Akhirnya Clarissa bangun. "A..aku..aku dimana ?" tanya Clarissa yang masih belom sembuh total. "Kamu di rumah sayang" jawab seorang wanita. "Ma.. mama !" teriak Clarissa kegirangan. "Tommy mana ma ?" tanya Clarissa. "Dia gak pulang - pulang ! Dia tidur di sofa. "Apaa.. ?" teriak Clarissa kaget. Clarissa langsung beranjak dari ranjang dan turun untuk melihat Tommy. "Tom..mm.." kata Clarissa tak bisa berkata - berkata. Ternyata Tommy sedang membuat makan pagi untuk mereka semua termasuk mbok. "Hihi.."kata Tommy penuh dengan senyuman. "Mm.. makasih ya Tom !" kata Clarissa. "Makan dulu gih !" kata Tommy. Tapi tiba - tiba Clarissa batuk - batuk lagi. "Uhukk.. uhukk.." "Clar kamu gapapa ?" "Eng..enggak ! Aku gapa" tiba - tiba Clarissa pingsan lagi. "Tante !" teriak Tommy. Mama Clarissa segera turun. "Clarissa ! Kamu kenapa ?" tanya mama Clarissa dengan cemas dan kaget. "Kita mesti bawa ke rumah sakit segera !" kata Tommy. Tommy dan mama Clarissa membawa Clarissa ke rumah sakit Citra Kesehatan Sejati.
Ketika Dokter kelaur dari hasil ceknya, dokter, Tommy dan mamanya Clarissa berbincang sedikit. "Dok ! Clarissa gimana ? Dia sehat kan ?" tanya Tommy sangat cemas. "Emm.. ada ibunya Clarissa ?" tanya Dokternya yang tidak menjawab pertanyaan Tommy. "Aku ! Aku ibunya !" jawab mamanya Clarissa. "Bisa kita bicara berdua saja ?" tanya Dokternya. Tommy melihat dari kejauhan, mama Clarissa mulai menangis. Ketika mama Clarissa mendekat ke Tommy, Tommy bertanya - tanya. "Tante, Clarissa kenapa ? Kok tante nangis ?" tanya Tommy. "Tapi kamu janji kan gak bakal kasih tau ke Clarissa dan teman - temanmu ?" tanya mama Clarissa yang tersedak - sedak. Tommy menganguk dengan pelan. "Waktu.. waktu Clarissa udah.. udah gak lama lagi.."tangis mama Clarissa. "Apa ? Kok bisa ?" tanya Tommy shock. "Clarissa ternyata diam - diam tidak.. tidak memberitahu kalau dia punya penyakit kanker paru - paru.."jawab mama Clarissa. "Kenapa semua haru terjadi pada Clarissa Tuhan ? Dia tidak pernah buat kesalahan !" kata Tommy yang kecewa.
Ketika Tommy dan mamanya ada di dalam ICU, Clarissa akhirnya sadar. "Clarissa ! Clarissa kamu gapapa kan ?" tanya Tommy. "Aku udah gak bisa lama - lama lagi.. ma, Tom, maap ya kalo aku jaga rahasia tentang penyakitku ! Aku gak mau bebanin Tommy dan mama yang selalu dukung aku dan memberi aku yang terbaik ! Tommy ini mungkin..." kata - kata Clarissa terputus karena batuknya. Tommy tersedak. "Tom ! Kamu kan cowok ! Kok nangis sih !" kata Clarissa. "Enggak kok ! Siapa yang nangis !" jawab Tommy yang mengusap - usap matanya. "Uhukk.. uhukk.." batuk Clarissa.Clarissa melihat di tanganya ada darah. "Mah, Tom aku mau bilang ke kalian aku sayang banget sama kalian.. Tom ini ! Aku kasih buat kamu ! Bacanya jgn sekarang ya !" kata Clarissa yang menglurkan tangannya ke Tommy. Tommy mengambilnya. "Ma..ma..Tommy.. Selemat tinggal.."kata - kata terakhir Clarissa di keluarkan....

Chapter 17 selesai ! Tunggu chap 18 ya !

2 komentar: