Senin, 07 Juni 2010

Populer and the Princess - Chapter 19

Tommy belum berani untuk membuka isi kotak pemberian dari Clarissa. Tapi kali ini, Tommy mencoba untuk memberanikan diri. "Ok... gue mesti berani.." kata Tommy yang sudah siap membuka kotak itu. Ketika dibuka... ternyata foto - foto mereka berdua. Tapi di bagian bawah itu ada sebuah surat yang menunjukan untuk Lisha dan tidak diperbolehkan untuk dibuka sama Tommy. "Keliatanya penting banget... sampe gue gak boleh liat. Gue langsung bawa ke Lisha aja lah" kata Tommy yang sedang membolak - balikan amplop surat itu. Tommy akhirnya bergegas ke rumah Lisha.
"Lisha ! Woi ! Buka pintunya ! Penting nih !" teriak Tommy kencang sekali. Lisha-pun yang sedang di posisi pw-nya(Posisi Wueenak), diganggu oleh teriakan Tommy sehingga Lisha-pun turun. "Apaan sih lo ? Lagi enak-enaknya... diganggu sama orang idiiot !" bentak Lisha. "Heh ! Udah bagus gue gak liat ini !" bales Tommy sambil memberi amplop dari Clarissa. "Oh.. maaf ya !" kata Lisha yang malu. "Hahh.." kata Tommy yang merasakan kemenangan dari Lisha. Lisha membuka surat itu.

Liss... Waktu gue udah gak lama... Gue ingin banget punya kesempatan bisa sama lo, nyokap, dan Tommy... kalian adalah orang terpenting yang gue punya... orang lain menganggap gue aneh.. suka marah.. tapi sebenernya biar mereka disiplin... Ok.. to the main topic aja... Gue ingin lo jagain Tommy.. maksudnya sama Tommy gitu.. bisa ya ?

Your BFF,
Clarissa

"Dia tulis apa sih ? Kok sampe pacarnya sendiri gak boleh tau.." kata Tommy yang sangat penasaran. "Ogahh !" teriak Lisha jijik. "Kenapa lo lis ?'' kata Tommy yang semakin penasaran. "Udah lo pulang aja !" kata Lisha yang menyuruh Tommy cepat pergi karena mukanya memerah. "Ohh... pasti Clarissa suruh lo jadi pendamping gue di pesta '4 teens' !" kata Tommy yang ketawa - ketiwi. "Dihh... Gr banget lo !" kata Lisha. "Terus apa dong ?" tanya Tommy. "Baca aja sendiri !" kata Lisha yang memberi surat itu ke Tommy.
"Hah ? Ogahhh !" teriak Tommy. "Parah ya !" kata Lisha. "Tau nih ! Ihh.. masa harus sama orang nyebelin kaya gini !" bales Tommy. "Tapi ini kemauan almarhum Clarissa.. jadi gimana dong ?" tanya Lisha. "Langsung jadian aja !" kata Tommy polos. "Hah ? Lo udah gila ya !" kata Lisha yang tersipu malu.

Chapter 19 selesai ! Tunggu Chapter 20 ya !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar